"Marhaposan tu Jahowa ma ho sian nasa roham, jala unang marpangunsandean ho tu pingkiranmu sandiri"."Trust in the LORD with all your heart, and do not lean on your own understanding". (Amsal 3:5)

Jumat, 07 Februari 2025

PGRI Sumatera Utara Sukses Gelar Pelantikan dan Workshop Inovasi Pendidikan

 


Medan, 5 Februari 2025 – Setelah melalui persiapan matang dan rapat yang intens, Pengurus PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Provinsi Sumatera Utara akhirnya sukses menggelar acara Pelantikan Alat Kelengkapan Organisasi (AKO) PGRI Provinsi Sumatera Utara masa bakti 2024-2029. Acara yang diselenggarakan pada Rabu, 5 Februari 2025 ini juga dirangkaikan dengan Workshop WIP (Waktunya Inovasi Pendidikan) sebagai kolaborasi bersama INTAN PARIWARA.

Dalam kesempatan tersebut, PGRI menghadirkan narasumber hebat, Prof. DR. Ir. Richardus Eko Indrajit MSc, MBA, M.Phil, M.A., yang memberikan wawasan berharga tentang pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan. Workshop ini bertujuan untuk memberikan dorongan kepada para guru untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Acara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara, ini juga dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumatera Utara, yakni Kadis Pendidikan Prov. Sumatera Utara, serta Forkopimda Prov. Sumatera Utara. Para tamu undangan memberikan apresiasi terhadap upaya PGRI dalam memajukan kualitas pendidikan di Sumatera Utara melalui kegiatan ini.


Pelantikan dan workshop ini menjadi momentum penting bagi PGRI Sumatera Utara dalam memperkuat peran guru dan organisasi untuk masa bakti 2024-2029. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan PGRI dapat terus memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan ujar Jamilin Purba, di kutiip dari Facebook yang bersangkutan, yang juga sebagai pengurus inti PGRI Provinsi Suamtera Utara.

Hidup Guru!
Hidup PGRI!
Solidaritas!

Bersama Penerbit Erlangga Memberi Semangat dan Bimbingan Teknis kepada Tim Penulis Muatan Lokal Budaya Batak Toba Jenjang SMP

Foto: Tim Penulis bersama Penerbit Erlangga

Tapanuli Utara – Penerbit Erlangga bersama tim penulis Muatan Lokal (Mulok) Budaya Batak Toba jenjang SMP menggelar pertemuan yang penuh semangat dan bimbingan teknis dalam rangka mempersiapkan penyelesaian buku Mulok untuk semua kelas SMP. Acara yang digelar baru-baru ini bertujuan untuk memastikan bahwa buku Mulok yang dihasilkan sesuai dengan standar pendidikan dan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai budaya Batak Toba kepada para siswa.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Erlangga hadir untuk memberikan dukungan dan arahan kepada tim penulis, yang terdiri dari para guru hebat dari Tapanuli Utara. Salah satu tokoh penting dalam tim ini adalah Saud Panjaitan, S.Pd., M.Pd., yang meskipun telah pensiun, tetap berperan sebagai koordinator tim penulis. Dedikasi dan komitmen Saud Panjaitan terhadap penyelesaian buku Mulok ini menunjukkan konsistensinya dalam memajukan pendidikan budaya lokal, khususnya dalam mengenalkan budaya Batak Toba kepada generasi muda.

Bimbingan teknis yang diberikan oleh pihak Erlangga berfokus pada penyempurnaan materi, penulisan yang sesuai dengan kurikulum, serta penggunaan metode yang tepat agar buku Mulok ini dapat diterima dengan baik oleh siswa di seluruh jenjang SMP. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya mengenal budaya mereka sendiri, tetapi juga menghargai keberagaman yang ada di Indonesia.

Melalui kerja sama yang solid antara penerbit, penulis, dan guru-guru berpengalaman, diharapkan buku Mulok ini dapat segera selesai dan digunakan dalam pembelajaran di seluruh SMP di Tapanuli Utara dan daerah sekitarnya, membawa semangat pelestarian budaya Batak Toba kepada generasi mendatang.

Kamis, 06 Februari 2025

Guru Berprestasi, Pengalaman Kuliah di USA Turut sebagai Narasumber pada Kegiatan MKKS di SMP Negeri 5 Siborongborong

 

Foto (kiri-kanan): Sekretaris Dinas, Sekretaris MKKS, Co-Kapten Ekin, Keuta MKKS, Sanny P.

Siborongborong, 6 Februari 2025 – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Bulan Februari 2025 di Tapanuli Utara telah dilaksanakan dengan sukses di SMP Negeri 5 Siborongborong. Kegiatan ini dihadiri oleh  Kepala Sekolah SMP yang ada di wilayah Tapanuli Utara. Sebagai tuan rumah, Kepala SMP Negeri 5 Siborongborong, Eva Lu Asi Nababan, S.Pd, mempersiapkan tempat yang bersih dan nyaman bagi para peserta kegiatan.


                                                                           Foto: Peserta MKKS

Pada acara tersebut, hadir sebagai narasumber yang sangat berkompeten dalam bidang pendidikan: Sekretaris Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, T. Marbun, S.Pd; Co-Kapten Pekin/Ekin Tapanuli Utara, Lenny Nur Cahaya Purba, S.Pd., M.Si; serta Sanny Panggabean, S.Pd, seorang guru berprestasi yang baru saja mengikuti program beasiswa pendidikan di Amerika Serikat.

Dalam materi pertama, T. Marbun, S.Pd membawakan topik mengenai Penggunaan Dana BOS yang Sesuai dengan Juknis BOS. Ia mengingatkan pentingnya pengelolaan dana BOS yang transparan dan tepat sasaran, agar dana tersebut benar-benar dapat mendukung kemajuan sekolah. Materi kedua disampaikan oleh Lenny Nur Cahaya Purba, yang menjelaskan tentang Pengelolaan Kinerja dan Ekinerja. Ia menekankan agar kepala sekolah memperhatikan nama Unit Organisasi bawahan sesuai dengan nama Unit Organisasi Kepala Sekolah, jika belum sepadan (sama) agar koordinasi dengan BKPSD bagian SIASN Lasman Simanjutak ujar naras umber.


 
Sementara itu, materi ketiga yang sangat menarik bagi peserta disampaikan oleh Sanny Panggabean, S.Pd. Dalam paparan yang bertemakan Pembelajaran yang Menyenangkan di USA, Sanny berbagi pengalaman dan ilmu yang didapatnya saat mengikuti perkuliahan di USA bersama guru-guru lain dari 14 negara di dunia sebagai bagian dari program beasiswa. Sanny menjelaskan bahwa kunci utama dalam peningkatan mutu pendidikan adalah guru yang bekerja dengan tulus hati. Beliau juga menekankan bahwa teori yang diterapkan dalam Pendidikan Guru Penggerak di Indonesia hampir mirip dengan yang diterapkan di USA. Namun, Sanny mengingatkan bahwa tantangan terbesar adalah penerapan teori tersebut di lapangan, khususnya di kelas kurang maksimal di laksanakan.

Di akhir paparannya, Sanny berharap agar guru-guru dari Tapanuli Utara bisa mengikuti program seperti yang ia jalani, yaitu belajar di USA dengan biaya yang ditanggung oleh pelaksana program.


Sebagai penutupan, Torus Manuntun Nababan, S.Pd., M.Pd, selaku Ketua MKKS, mengajak seluruh peserta untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang telah didapat dari narasumber dalam satuan unit masing-masing. "Mari kita terapkan semua ilmu dan pengalaman narasumber di satuan unit kita masing-masing agar mutu pendidikan di Tapanuli Utara semakin baik ke depannya," ujarnya.

Kegiatan MKKS ini diakhiri dengan acara makan bersama, yang menjadi tradisi dalam setiap pertemuan MKKS. Diharapkan melalui kegiatan ini, para Kepala Sekolah di Tapanuli Utara dapat lebih termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya.