"Marhaposan tu Jahowa ma ho sian nasa roham, jala unang marpangunsandean ho tu pingkiranmu sandiri"."Trust in the LORD with all your heart, and do not lean on your own understanding". (Amsal 3:5)

Senin, 30 Maret 2026

Dari Proses Demokratis hingga Manjomput Nasinurat: HKI Tetapkan Pimpinan Baru pada Sinode HKI ke 65

 


Sinode Huria Kristen Indonesia (HKI) ke-65 yang berlangsung pada 25–29 Maret 2026 di Hotel Danau Toba Internasional, Medan, menjadi momentum penting dalam perjalanan pelayanan gereja. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertanggungjawaban pelayanan, tetapi juga penetapan kepemimpinan baru HKI untuk periode mendatang.

Dalam rangkaian awal sidang, Pucuk Pimpinan (PP) HKI Periode 2021–2026 menyampaikan laporan program dan kegiatan selama masa pelayanannya. Laporan tersebut dibahas secara mendalam dalam sidang komisi dan kemudian diplenokan bersama oleh peserta sinode. Setelah melalui seluruh proses pembahasan, laporan dinyatakan diterima, sehingga Pucuk Pimpinan bersama Majelis Pusat, Badan Pemeriksa Keuangan Pusat (BPKP), dan para Praeses resmi demisioner pada Jumat, 27 Maret 2026.

Sebelum memasuki pemilihan pucuk pimpinan, sinode terlebih dahulu melaksanakan proses pemilihan beberapa struktur penting organisasi. Dilakukan pemungutan suara untuk memilih 15 Praeses dari 41 calon, memilih 3 anggota BPKP dari 4 calon, serta memilih anggota Majelis Pusat yang terdiri dari 8 orang dari unsur pendeta dan 7 orang dari unsur non-pendeta (jemaat). Seluruh rangkaian proses, mulai dari pemungutan suara hingga perhitungan, berlangsung dengan tertib, jujur, dan damai. Semua calon menerima hasil dengan penuh sukacita, baik yang terpilih maupun yang belum terpilih, mencerminkan kedewasaan iman dan kebersamaan dalam pelayanan.

Puncak sinode ditandai dengan pemilihan pucuk pimpinan melalui mekanisme “manjomput nasinurat”, sebuah tradisi khas HKI yang mencerminkan penyerahan penuh kepada kehendak Tuhan. Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Pdt. Dr. Tony L. Hutagalung, M.Sc resmi terpilih sebagai Ephorus HKI periode 2026–2031, menggantikan Pdt. Firman Sibarani, M.Th.

Proses pemilihan dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, seluruh calon memperoleh kertas kosong. Pemilihan kemudian dilanjutkan ke tahap kedua. Pada momen penentuan, Pdt. Dr. Tony Hutagalung, M.Sc mengambil salah satu tabung dan membacakan isi kertas yang berbunyi: “Saya terpilih menjadi Ephorus HKI periode 2026–2031.” Pernyataan tersebut disambut dengan suasana haru, doa, dan ucapan syukur dari seluruh peserta sinode.

Untuk jabatan Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th terpilih menggantikan Pdt. Hotman Hutasoit, M.Th melalui proses yang serupa. Setelah tahap pertama kembali menghasilkan kertas kosong, pemilihan dilanjutkan ke tahap kedua. Pada kesempatan tersebut, Pdt. Dormen Pasaribu memperoleh tabung berisi keputusan penetapan dan membacakan: “Saya terpilih menjadi Sekretaris Jenderal HKI periode 2026–2031.”

Seluruh rangkaian pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan emosi spiritual yang mendalam. Hal ini mencerminkan keyakinan bahwa mekanisme manjomput nasinurat bukan sekadar proses undi, melainkan wujud penyerahan penuh kepada Tuhan dalam menentukan pemimpin gereja.

Pelantikan pucuk pimpinan yang baru dilaksanakan pada 29 Maret 2026 di Gereja HKI Resort Khusus Medan Kota. Selain itu, sinode juga menetapkan kepengurusan Majelis Pusat, Badan Pemeriksa Keuangan Pusat, serta para Praeses untuk distrik dan wilayah.

Selama pelaksanaan sinode, suasana tetap kondusif, damai, dan penuh kebersamaan. Meskipun terdapat sejumlah pertanyaan kritis dalam persidangan, seluruh proses tetap berjalan dalam semangat kasih dan persatuan. Hal ini turut disampaikan oleh St. Torus Manuntun Nababan, S.Pd., M.Pd, anggota panitia pemilihan sekaligus utusan Daerah IX Humbang mewakili Persatuan Ama.

Sinode ke-65 ini menjadi momen bersejarah yang menegaskan nilai iman, kepercayaan, dan kebersamaan dalam menentukan arah pelayanan HKI ke depan. Diharapkan, kepemimpinan yang baru dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan gereja demi kemuliaan nama Tuhan.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar